Showing posts with label fiksi. Show all posts
Showing posts with label fiksi. Show all posts

Monday, 16 June 2014





kamu berpikir
aku menunduk























kamu bertanya
tidak langsung kujawab




















kamu semakin penasaran
aku semakin takut

























kamu menatapku
akhirnya aku dengan sok berani menatapmu



























kamu pun diam
aku, yang harusnya menjawab pertanyaanmu
ikut diam juga



























aku tengok barisan bukit yang berbaris rapi di sebelah kiriku


























kamu masih menatapku


























angin dingin berhembus
melintasi wajah dan rambutku
membelai, memanggil
membawa pesan























aku menutup mata
menarik nafas
menghela nafas





















 aku berkata, sambil bergetar,

















"iya."

 

Thursday, 8 May 2014


tengok kanan-kiri.
mendengar mesin yang berlalu lalang
lihat ke atas
ada cicak yang mencari perhatian
lihat ke bawah
ada gerombolan debu di sana
tangan tak berhenti bekerja
kepala tak berhenti beruap
mata terbuka dengan terpaksa
sesekali aku kabur
untuk melihat dunia di luar sana
dari gambar bergerak di dalam kaca
mata jadi punya alasan untuk tetap terbuka
fantasi di dalam kepala seringan kapas
tangan pun ikut diam terpesona
kemudian
kapsul racun pun pecah

ah, kau tidak tahu tentang kapsul racun?
di dalam tubuhku
tertanam semacam kapsul racun
yang memaksaku selalu bekerja
memaksaku selalu berpikir
bahwa daratan adalah tempatku semestinya
air dan udara adalah buatan iblis
aku akan mati kalau nekat menyentuhnya
hidupmu adalah segala hal
yang dapat kau sentuh sekarang
yang berada disini
bukan disana

kapsul racun pecah
seperti mati kesekian kalinya
seperti tersedot sampai habis
ke dalam blackhole
nyeri luar biasa
tapi tertahan karena sudah biasa
nelangsa
tapi itu hanya sekilas
semua seketika hilang
habis
tanpa sisa

dan saya pun kembali lagi
tangan tak berhenti bekerja
kepala tak berhenti beruap
mata terbuka dengan terpaksa